Tampilkan postingan dengan label Ilmu gizi dan kesehatan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Ilmu gizi dan kesehatan. Tampilkan semua postingan

Senin, 26 Desember 2011

Leptospira

Beberapa waktu lalu, aku sempat menonton berita tentang para pedagang yang menggunakan daging tikus untuk diolah menjadi sate dan dijual kepada masyarakat luas. tikus yang digunakan adalah tikus yang rata - rata berukuran besar dan biasanya hidup pada daerah - daerah yang tidak higienis. hewan pengerat yang jelas haram ini adalah hewan yang menyebarkan bakteri Leptospira sp. ada banyak sebutan untuk penyakit yang di sebabkan oleh bakteri ini, namun umumnya dikenal sebagai leptospirosis.

Leptospira adalah bakteri yang dapat ditularkan dari hewan ke manusia, maupun sebaliknya (zoonis). induk semang (host) utama bakteri ini adalah tikus. bakteri ini bertahan lama pada ginjal tikus dan keluar bersama air seni. leptospirosis terjadi di seluruh dunia, baik pada daerah subtropis maupun tropis. kemampuan leptospira untuk bergerak cepat di air adalah faktor utama untuk menemukan host baru. pada daerah endemik penyebaran penyakit ini terjadi di daerah sekitar banjir, yang merupakan kondisi paling manis bagi leptospira untuk menyebar. pada musim hujan, keadaan tanah menjadi becek, berlumpur dan banyak genangan air. pada tempat - tempat pembuangan sampah yang basah karena hujan merupakan tempat yang paling banyak di huni oleh tikus. manusia terinfeksi oleh bakteri ini karena adanya kontak langsung dengan media yang telah tercemar leptospira maupun dari urin hewan yang telah terinfeksi.

Gejala klinis yang di timbulkan seperti jaundice (adanya perubahan warna menjadi kuning pada beberapa permukaan tubuh karena pecahnya eritrosit), demam, tidak nafsu makan, depresi, nyeri pada bagian tubuh, gagal ginjal, gangguan kesuburan, dan bahkan kematian. pada hewan umumnya tidak menunjukan gejala apapun walau sebenarnya telah terinfeksi leptospira. gejala yang muncul pada hewan umumnya hanya berupa jaundice pada mukosa mata dan telinga, seperti yang terjadi pada kucing ataupun hewan - hewan peliharaan lainya. infeksi leptospira pada hewan dapat berlangsung selama berbulan - bulan sedangkan pada manusia hanya selama 60 hari.

Pencegahan :
  • cuci tangan dengan sabun dan keringkan, terutama sebelum makan.
  • jangan biarkan luka terkena lumpur atau air yang kotor.
  • jangan berjalan pada daerah berlumpur tanpa alas kaki.
  • bersihkan dan jauhkan lingkungan dari sampah.
  • jangan makan di dekat hewan peliharaan, apalagi menyentuhnya.
  • jangan memberi makanan mentah pada peliharaan.
  • hindari untuk sering berada di daerah sekitar banjir ataupun pada daerah yang tergenang air.
  • jauhkan makanan dan alat - alat makanan dari jangkauan hewan, terutama tikus.
  • tuangi karbol/lysol pada daerah/rumah yang diduga telah dicemari kencing tikus.
  • bila pulang kerumah dalam keadaan basah, jangan langsung usapkan tangan pada wajah.
***
Sedikit bacaan di musim hujan.. thanks vo reading.. ^^

***

Senin, 14 November 2011

Manis nya hidup rendah gula...

Dari kecil aku memang ga bisa lepas dari makanan - makanan manis. tiap kali pulang kuliah, pasti singgah ke warung buat beli snack seperti soda,, wafer,, macam2.. mau banget bisa hidup ga ketergantungan kaya gini. aku sendiri ga tau kenapa bisa begitu kecanduan. apalagi kalo di bawa membaca atau browsing di warnet,, pasti ada sebotol Pepsi dan ditambah LA menthol (bukan gula,, tapi ga bagus aja..). ga terasa lengkap kalo ga ada mereka.

Untuk kesehatan aku sih baik - baik saja.. malahan aku bingung mengapa aku bisa begitu kurus mengingat konsumsi karbohidrat dan glukosa ku lumayan besar. memang sih ya masalah berat tinggi dan ukuran badan seseorang itu banyak dipengaruhi faktor turunan.. tapi faktor nya ga cuma pada gen aja.. ga mustahil bila ada seseorang punya proporsi tubuh yang berbeda dengan orang tua nya.. entah mungkin lebih tinggi atau lebih besar..

Sebelum saya lari ke pembahasan yang lain, ayo kita langsung bahas ke gula nya aja.. =_='

Gula yang biasanya digunakan dalam beragam cemilan makanan dan minuman memiliki potensi untuk mengganggu kesehatan bila dikonsumsi secara berlebihan. menurut para pakar, konsumsi gula dalam sehari cukup sekitar 8 sendok teh. bila dikonsumsi berlebih maka sudah dapat disebut racun.

7 gangguan kesehatan yang bakal terjadi :
  1. Gula darah yang tinggi bisa menurunkan pertahanan tubuh terhadap luka yang diakibatkan karena infeksi.
  2. Gula dapat mengganggu mineral di dalam tubuh. mengakibatkan kekurangan kromium dan tembaga serta mengganggu penyerapan kalsium dan magnesium.
  3. Gula mengakibatkan peningkatan hormon andrenalin secara drastis. hal ini bisa mengakibatkan sikap hiperaktif, kecemasan, susah untuk berkonsenterasi, dll.
  4. Gula dapat mengakibatkan peningkatan kadar gula dalam darah.
  5. Gula dapat memperlemah penglihatan.
  6. Gula dapat menyebabkan masalah pada saluran pencernaan. contohnya : saluran cerna yang asam, salah cerna (indigestion), kegagalan penyerapan pada usus besar, peningkatan resiko penyakit kronis dan kolitis disertai luka.
  7. Gula dapat meningkatkan ukuran hati dan jumlah lemak pada hati.
Demikian entri pendek yang ku tulis kali ini.. mudahan bermanfaat aja buat semuanya..

***
Tambahan
Didalam tubuh terdapat mineral yang merupakan jenis zat gizi mikro. termasuk didalamnya kromium, tembaga, dan magnesium. berikut peranannya :
  • kromium atau krom membantu meningkatkan efektivitas hormon insulin, yang membawa glokusa dari darah ke sel - sel tubuh anda untuk diubah menjadi energi.
  • tembaga membantu penyerapan besi (ferum) sehingga membantu mensintesis sel darah merah.
  • magnesium berperan penting dalam menjaga kesehatan jantung, ginjal, dan otot.

Hormon andrenalin berfungsi untuk menungkatkan reaksi terhadap tekanan dan kecepatan gerak tubuh. tak hanya pada gerakan, hormon ini juga bereaksi thd lingkungan seperti suara dan cahaya. reaksi yangkita rasakan adalah detak jantung yang meningkat.

Kolitis adalah suatu peradangan akut pada kolon.

***
Sumber

Selasa, 25 Oktober 2011

Penyakit di musim hujan...

Dari minggu lalu langit kota banjarbaru sering diselimuti mendung dan hujan yang lebat.. apalagi bila sudah pukul 2 - 4 wita,, pasti hujan.. ga salah lagi sekarang sudah masuk musim pancaroba. di saat seperti ini beragam penyakit musiman mulai banyak bermunculan.. aku sendiri saat ini sedang terkena flu.. ga parah,, hanya mengganggu. ini gara - gara kehujanan di jalan. tapi aku yakin sakitnya ga lama. tapi tidak hanya aku sendiri,, beberapa temanku dikelas ketika praktek IBM tadi pagi juga terlihat rada pucat.. beberapanya juga ada bersin - bersin. satu indikator mulai ada gejala penyakit musiman.

Bicara soal peralihan musim,, saya sebagai mahasiswa kesehatan pasti bakal membahas penyakit musiman. oke kalau begitu mari kita telusuri penyakit yang muncul pada musim pancaroba dan musim hujan.


Demam Berdarah
Demam berdarah ditularkan melalui nyamuk aides aegepty. pada umumnya gejala yang muncul karena gigitan nyamuk ini adalah :
  1. sakit kepala yang hebat
  2. pening di sekitar mata
  3. rasa nyeri pada otot dan persendian
  4. keinginan untuk muntah
Diare
Ada banyak penyebab dari diare, namun yang biasa terjadi pada musim hujan adalah diare yang diakibatkan karena infeksi bakteri. hal ini terjadi karena kurang nya kebersihan pada tempat - tempat sanitasi. musim hujan sebagai musim yang paling basah mendukung penyebaran bakteri penyebab diare.

Demam
Demam bukanlah suatu penyakit melainkan suatu bentuk pertahanan dari sistim kekebalan tubuh yang bertujuan untuk melindungi tubuh dari serangan penyakit seperti infeksi bakteri,, parasit,, perubahan suhu lingkungan,, dll.. tanda - tanda demam adalah sebagai berikut :
  1. sakit kepala,, leher dan pundak terasa tidak nyaman,, perasaan bingung
  2. saat buang air kecil terasa panas
  3. nafas pendek dan sering batuk
  4. sakit pada daerah tertentu dan terjadi peradangan
Flu
Flu merupakan penyakit yang disebabkan oleh virus influenza. flu menular melewati udara dan media yang disentuh oleh penderita. ciri khas dari flu adalah :
  1. sakit kepala
  2. lemas dan lelah luar biasa
  3. gejala demam
  4. sakit pada otot
  5. sering menggigil karena perubahan suhu tubuh

Beberapa tips untuk menghindari penyakit di musim hujan :

Mencuci tangan
Sebagian besar virus flu menyebar melewati kontak langsung,, maka sebaiknya kita lebih sering mencuci tangan. terutama setelah berinteraksi dengan penderita penyakit tsb. usahakan untuk tidak menyentuh wajah karena umumnya virus influenza masuk ke tubuh melewati mata,, mulut,, dan saluran nafas.

Mengkonsumsi makanan yang bergizi
Penyebaran penyakit pada musim hujan biasanya sangat cepat. maka di butuhkan daya tahan yang baik untuk melindungi diri dari serangan dari luar. makanan yang dianjurkan untuk menambah kekebalan tubuh adalah buah,, sayur,, dan susu. perlu diperhatikan juga masalah pengelolahan makanan dan asal makanan yang kita makanan, sehingga kita perlu menghindari makanan yang berasal dari sembarang tempat yang tidak jelas tingkat kebersihannya.

Menjaga kebersihan
Pastikan lingkungan sekitar rumah bersih. beberapa virus penyebab diare seperti Cholera dkk biasanya mudah menyebar pada lingkungan yang kotor. genangan air bisa saja menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk penyebar demam berdarah.

Menjaga kebersihan rumah
Rumah wajib di perhatikan kebersihan nya karena nyamuk penyebar penyakit demam berdarah bisa saja bersarang pada sudut - sudut rumah yang gelap. pastikan kamar dalam keadaan rapi dan tidur menggunakan obat anti nyamuk ataupun kelambu.

Menggunakan alas kaki
Bila kita berjalan pada tanah yang becek,, ada kemungkinan larva cacing masuk melewati kulit kaki. sehingga wajib untuk menggunakan sandal pada saat berjalan pada lingkungan yang basah.

Mengkonsumsi tambahan suplemen
Untuk menjaga agar tubuh tetap fit,, maka tambahan suplemen bisa menyempurnakan kondisi tubuh anda. disarankan juga untuk memiliki oralit di rumah.

Mandi tidak pada malam ataupun siang hari
Salah satu penyebab demam adalah perubahan suhu yang berasal dari luar tubuh. mandi pada waktu yang salah dapat membuat tubuh berjaga - jaga sehingga bisa memicu demam.

***

Hanya bisa sedikit yang bisa ku tulis malam ini.. badan ku lagi lemas nih.. mau cepat - cepat pulang.. lagi dingin di luar... bila mau baca lebih,, klik aja link sumber di bawah halaman... at last,, thanks all vo reading.. and have a better monsoon..

haatssimm... X-(


***

Sumber :

Senin, 24 Oktober 2011

Awas junk food...!!!

Ketika aku mengunjungi beberapa situs tentang jenis - jenis pangan untuk kebutuhan tugas kuliah,, aku sempat membaca beberapa artikel mengenai junk food. Junk food atau disebut juga makanan nirnutrisi adalah istilah yang di tujukan untuk makanan yang mengandung sedikit zat gizi tapi mengandung lemak yang besar. makanan ini antara lain adalah makanan yang biasanya tersaji pada berbagai produk fast food dan minuman - minuman bersoda. sebenarnya fast food tidak sama dengan junk food, hanya saja fast food memberikan efek buruk bila di konsumsi secara berlebihan. ada banyak jenis makanan junk food lain nya, berikut 10 besar jenis - jenis makanan yang termasuk dalam kategori makanan junk food :

Makanan gorengan
Makanan gorengan adalah makanan yang produksinya menggunakan minyak goreng sebagai media penggorengan. makanan ini biasanya mengandung kadar kalori yang tinggi dan bila di konsumsi secara terus menerus akan mengakibatkan obesitas. makanan gorengan yang biasanya menjadi jajanan pasar atau jajanan yang banyak di sajikan di warung makan kebanyakan digoreng dengan menggunakan minyak jelantah atau minyak goreng yang pemakaian nya lebih dari 2 kali. minyak jelah yang seharusnya merupakan minyak bekas tidak dapat dipakai lagi  untuk kebutuhan produksi pangan karena bersifat kersinogen (penyebab kanker). namun hal ini banyak diabaikan oleh pihak pengelola makanan dengan alasan lebih ekonomis.

Makanan kaleng
Makanan yang tersedia dalam bentuk kalengan,, baik buah maupun daging kaleng telah banyak mengalami kerusakan gizi baik kualitas maupun kuantitasnya. protein pada makanan kaleng banyak yang rusak sehingga reabsorpsi nya diperlambat. pada buah kalengan berkadar gula tinggi banyak diasup kedalam tubuh dalam bentuk cair sehingga sangat mudah diserap oleh tubuh. hal ini dapat menyebabkan kadar gula darah meningkat dan memberatkan kinerja pankreas. bersamaan dengan kandungan kalori nya yang tinggi bisa menyebabkan obesitas.

Makanan asinan
Dalam pengasinan makanan dibutuhkan penggunaan garam dalam jumlah besar, yang bisa menyebabkan kandungan garam pada makanan tersebut melebihi batas. hal ini bisa menyebabkan hipertensi dan mengganggu ginjal. terlebih pada penggunaan amonium nitrit yang bisa menyebabkan kanker hidung dan tenggorokan. bagi orang - orang yang mengkonsumsi makanan asinan secara kontinyu dapat mengakibatkan radang lambung dan usus.

Makanan daging yang diproses (Ham, Sosis, Dll)
Makanan yang termasuk kedalam jenis makanan tersebut menganding garam nitrit yang bisa memicu kanker. adanya zat pewarna pada makanan tersebut dapat membebani lever. juga dapat menggangu ginjal dan tekanan darah.

Makanan dari daging berlemak dan jerohan
Walaupun mengandung kandungan gizi yang baik, tapi makanan ini juga dapat mengakibatkan penyakit jantung karena adanya lemak jenuh dan kolesterol. mengkonsumsi daging jeroan dalam jumlah besar dan waktu yang lama dapat mengakibatkan penyakit jantung koroner dan tumor ganas, kanker, dll.

Olahan keju
Konsumsi makanan hasil olahan keju seperti kue yang menggunakan keju dapat mengakibatkan penambahan berat badan dan meningginya gula darah. pada kue yang menggunakan keju dan telur dapat mengakibatkan kurangnya gairah makan.

Mi instant
Makanan ini merupakan makanan yang tinggi karbohidrat gan garam namun rendah nutrisi. makanan yang mengandung kadar garam yang tinggi seperti mi instan dapat memberatkan kinerja ginjal, meningkatkan tekanan darah dan mengganggu pembuluh darah jantung.

Makanan yang dipanggang/dibakar
Makanan yang dipanggang mengandung banyak atom karbon yang bila dimasukan secara massal kedalam tubuh dapat bersifat karsinogenik atau pemicu kanker.

Makanan manis beku
Makanan ini bila dikonsumsi secara berlebihan dapat mengakibatkan obesitas. kadar gula yang tinggi dapat menurunkan nafsu makan dan rendahnya temperatur busa mempengaruhi usus.

Manisan kering
Manisan ini mengandung garam nitrat yang bila bergabung dengan ammonium yang ada di dalam tubuh maka dapat menghasilkan zat karsinogenik. seperti bahaya penggunaan garam nitrat umum nya makanan ini memberatkan fungsi ginjal dan meningkatkat tekanan darah tinggi.

Minuman bersoda
Minuman bersoda umumnya mengandung kadar gula yang tinggi sehingga minuman bersoda dapat menimbulkan penyakit diabetes.

Berikut tips agar terhindar dari resiko yang ditawarkan junk food :

Sarapan yang tepat
Mulailah hari dengan mengkonsumsi makanan yang tepat. seperti makanan yang mengandung serat tinggi (sayuran hijau), susu rendah lemak, maupun jus buah. tubuh yang mengkonsumsi makanan kaya serat akan menyerap zat - zat nutrisi secara lambat, sehingga dapat menunda rasa lapar dan keinginan untuk mengkonsumsi makanan ekstra bisa di hindari.

Hindari kulit pada fried chicken
Ketika mengkonsumsi makanan fast food seperti fried chicken (ayam goreng), sebaiknya kulit di pisah dari daging dan tidak dimakan. karena adanya kandungan lemak jenuh dan kolesterol.

Pilih makanan yang disajikan dengan nasi
Bila berniat mengkonsumsi makanan cepat saji,, pilihlah makanan yang dimakan bersama nasi. seperti ayam goreng, dll.

Makan dalam porsi kecil
Bila tidak sanggup untuk menahan diri mengkonsumsi makanan junk food, maka cobalah untuk membeli dalam porsi kecil.

Mulailah berolahraga
Berolahraga dapat menggunakan energi yang tersimpan dalam tubuh. sehingga penumpukan bisa dikurangi.

***

Yang paling penting dalam mengkonsumsi kebutuhan pangan,, baik junk food maupun tidak adalah jangan mengkonsumsi makanan dan minuman secara berlebihan.. karena bagaimanapun segala macam hal yang berlebihan tidak akan menghasilkan hal yang baik.

Demikian entri kali ini mengenai junk food.. mudahan sedikitnya bisa menambah pengetahuan...


^^

***

Rabu, 21 September 2011

Keracunan makanan dan penanganan...

Ketika mempelajari tentang pangan, yang ku tau tentang pangan adalah jenis - jenis makanan dan minuman yang di tujukan untuk memenuhi kebutuhan biologis manusia. senin kemarin kami sempat mempelajari tentang bahan pangan dan kerusakan pada bahan makanan. salah satu bagian yang menarik perhatian ku adalah tentang kerusakan pangan oleh bakteri. sebenarnya kami tidak ada membahas tentang akibat dari kerusakan makanan , tapi ini membuatku penasaran bagaimana jadinya bila manusia mengkonsumsi makanan dan minuman  yang telah rusak. hal utama yang pasti bakal terjadi adalah keracunan.

Keracunan makanan pada umum nya diakibatkan karena mengkonsumsi makanan yang telah terkontaminasi oleh jenis - jenis mikroba seperti bakteri, parasit, atau virus. kerusakan makanan karena proses yang lain nya seperti perubahan zat kimia juga biasanya sering mengakibatkan keracunan makanan. gejalanya dapat berupa flu perut / flu usus (gastroenteritis). flu perut adalah peradangan pada lambung dan usus. flu perut yang di akibatkan karena infeksi virus di sebut viral gastroenteris. gejala nya seperti muntah dan diare atau bahkan keduanya.

Gejala dari keracuanan makanan :
  • kram perut
  • mual
  • muntah
  • diare, kadang - kadang bercampur dengan darah
  • demam
  • dehidrasi
Biasanya kasus keracunan makanan tidak terlalu berat dan dapat sembuh dalam waktu 1 - 2 hari. namun ada juga kasus keracunan makanan yang mengakibatkan kematian.


Penyebab Keracunan Makanan.
Keracunan makanan pada dasar nya diakibatkan karena mengkonsumsi makanan dan minuman yang telah rusak, baik karena mikroba, maupun kimia. penyebab kerusakan pada makanan biasanya karena proses pemasakan, pemilihan bahan makanan, ataupun proses pengemasan yang salah. juga dapat karena adanya gangguan dari luar seperti terinfeksi makanan yang telah rusak oleh bakteri saprofit atau pun termakan oleh hewan. kejadian ini dapat saja terjadi dikarenakan kurangnya kebersihan tempat makanan itu berasal atau bisa saja dimulai karena makan dengan tangan yang tidak higienis.

Berikut beberapa "pelaku" keracunan makanan :

Virus
  • Norovirus, adalah kelompok virus yang mengakibatkan penyakit yang tidak terlalu berat, sering disebut dengan flu perut. biasanya gejala akan hilang selama 2 - 3 hari. virus ini merupakan jenis virus yang paling umum penyebab keracunan makanan. biasanya terjadi pada orang dewasa. virus ini menular melewati air, sayuran dan kerang yang terkontaminasi oleh feses, dan juga dapat ditularkan dari orang ke orang.
  • Rotavirus, adalah kelompok virus yang dapat menyebabkan keracunan makanan yang sedang hingga berat. biasanya ditandai dengan diare cair dan demam. jenis virus ini merupakan jenis yang paling umum menyerang bayi dan anak - anak.. biasanya menyebar dari feses yang mengkontaminasi makanan.
  • virus hepatitis A, adalah virus yang gejalanya ditandai dengan demam, hilang nya nafsu makan, nyeri perut dan rasa lelah, dan kemudian diikuti dengan perubahan warna mata dan kulit menjadi kuning (jaundice). gejala tersebut biasanya berlangsung kurang dari 2 bulan, tapi dapat muncul kembali dalam waktu 6 bulan. virus ini menyebar melewati makanan yang terkontaminasi oleh feces.
Bakteri
Bakteri dapat mengakibatkan keracunan makanan melewati 2 cara, beberapa bakteri dapat menginfeksi usus yang menyebabkan infeksi sehingga usus kesulitan untuk melakukan reabsorbsi zat gizi dan air yang akhirnya mengakibatkan diare. bakteri jenis lain dapat menghasilkan senyawa kimia dalam makanan (toksin) yang bila dimakan dapat membahayakan kesehatan manusia yang memakan nya. gejala yang dihasilkan bakteri jenis ini adalah mual, muntah, gagal ginjal, bahkan kematian.
  • Salmonella, merupakan bakteri yang menyebabkan keracunan makanan dengan gejala mual, muntah, diare berat, dan sakit kepala serta nyeri persendian. pada orang yang memiliki masalah kekebalan tubuh ( seperti penderita gagal ginjal, penderita HIV/AIDS atau mereka yang menjalani kemoterapi), salmonella dapat menyebabkan penyakit yang membahayakan jiwa. bakteri ini biasanya menyebar melewati makanan yang tidak dimasak dengan matang (seperti telur, unggas, produk makanan laut atau pun susu).
  • Campylobacter, merupakan bakteri yang menunjukan gejala demam, diare cair, sakit kepala dan sakit pda otot. bakteri ini merupakan bakteri penyebab keracunan makanan yang paling sering di temui di dunia. biasanya masuk kedalam tubuh melewati makanan berupa unggas mentah, susu mentah, ataupun air yang terkontaminasi oleh kotoran hewan.
  • Escherichia coli, merupakan bakteri yang mengakibatkan gejala diare cair dalam jumlah banyak dan dapat menjadi diare yang bercampur dengan darah. yang terberat dari jenis bakteri ini dapat mengakibatkan gagal ginjal dan juga kematian. bakteri ini masuk kedalam tubuh melewati produk daging yang dimasak kurang matang, susu yang tidak di pasteurisasi atau air minum yang telah terkontaminasi bakteri ini.
  • Vibrio cholerae, dapat menyebabkan yang ditandai dengan kram perut, mual, muntah, dan demam menggigil. biasanya masuk kedalam tubuh melalui daging atau makanan laut yang di masak tidak sempurna (mentah).
Bahan Lain
Biasanya bahan diluar dari infeksi bakteria jarang menyebabkan keracunan makanan. gangguan kesehatan yang dialami terjadi akibat penyiapan dan pengemasan makanan yang kurang baik ataupun pemilihan makanan yang tidak tepat (misalnya mengkonsumsi jamur beracun).

Jamur Beracun
Gejala yang diakibatkan bahan ini dapat beragam, mulai dari gejala ringan hingga gejala yang dapat membahayakan jiwa, tergantung dari jenis jamur yang di konsumsi. gejala yang di timbulkan adalah mual, muntah, dan diare.

Keracunan ciguatera
Disebabkan karena mengkonsumsi ikan yang mengandung toksin yang berasal dari ganggang dari laut dalam. dapat menyebabkan mati rasa di daerah sekitar mulut, yang menyebar ke tangan hingga kaki.lalu gejala berikutnya berupa mual, muntah, sakit pada otot dan kelemahan, sakit kepala, dan denyut jantung yang tidak beraturan. biasanya ikan yang menyebabkan gejala tersebut berasal dari ikan yang hidup pada perairan tropis.

Pestisida
dapat menyebabkan gangguan kesehatan yang di tandai dengan penlihatan kabur, lemah, kram, sakit kepala, diare, peningkatan produksi lendir, gemetar pada tangan dan kaki. pestisida yang masuk kedalam tubuh biasanya berasal dari sayur dan buah yang tidak di cuci terlebih dahulu.


Penanganan Keracunan Makanan
Penanganan pada penderita keracunan makanan adalah dengan mengganti cairan tubuh yang keluar (baik karena muntah maupun diare). seperti berupa minuman ataupun cairan infus. bila perlu, penderita dapat dibawa ke rumah sakit. hal ini tergantung dari berat nya gejala yang di derita, seperti terus muntah ketika di beri cairan pengganti.

Berikut adalah beberapa hal yang dapat dilakukan untuk menangani keracunan makanan :
  • pemberian obat anti muntah dan diare
  • pemberian obat penurun panas bila terjadi demam
  • bila keracunan karena jamur, sebaiknya segera hubungi ambulan.


Pencegahan
langkah - langkah berikut dapat mencegah terjadinya keracunan makanan.
  1. bersihkan makanan sebelum di makan
  2. pisahkan makanan yang sudah matang dengan makanan yang masih mentah
  3. pastikan lingkungan anda dan yang pasti dapur anda dalam keadaan higienis.
  4. simpan makanan pada tempat yang bersih dan jauh dari binatang (kecoa, lalat, tikus)
  5. jangan dekatkan makanan dengan makanan yang terlah basi (rusak). bila menemukan makanan yang telah basi, segera di buang
  6. pastikan makanan benar - benar dalam keadaan matang.
 ***
 
Daftar Pustaka